DPR Minta Panglima TNI Segera Bertindak Menumpas OPM

DPR Minta Panglima TNI Segera Bertindak Menumpas OPM

DPR Minta Panglima TNI Segera Bertindak Menumpas OPM – Anggota Komisi I DPR Andreas Hugo Pareira berang dengan pergerakan Organisasi Papua Merdeka. Tidak hanya menewaskan masyarakat sipil, serta prajurit TNI/Polri, mereka juga berani memproklamirkan perang pada Pemerintah Indonesia.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

“Jika Panglima TNI masih tetap tidak bereaksi, semestinya Presiden yang sampai kini tetap memerhatikan penderitaan prajurit serta rakyat Indonesia butuh selekasnya melakukan tindakan. Mereka telah menewaskan rakyat sipil, prajurit TNI/Polri, bahkan juga berani merendahkan martabat bangsa,” tuturnya, Kamis (28/3).

Politisi PDI Perjuangan ini minta Panglima TNI berlaku tegas pada OPM. Ia menyayangkan bila anggota TNI-Polri selalu jadi korban dari grup separatis itu. Sesaat, misi melawan separatis bersenjata yang sudah memerlukan waktu hampir 4 bulan sampai saat ini belum membawa hasil.

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Panglima TNI disuruh konsentrasi pada usaha penumpasan pergerakan separatis bersenjata di Papua. Panglima janganlah cuma repot dengan turut mempropagandakan mencoblos di pemilu 2019.

“Dapat dipikirkan bagaimana jadinya jika semua prajurit TNI termasuk juga prajurit di Papua disibukan masalah pencoblosan ikuti langkah Panglima TNI, lantas siapa yang mengurus grup separatis bersenjata,” tuturnya.

Seperti didapati, kontak senjata pada Grup Kriminil Bersenjata (KKB) Papua dengan Satgas Nemangkawi kembali pecah. Seseorang anggota Brimob yang terhimpun dalam Satgas Nemangkawi wafat serta dua yang lain luka berat selesai ikut serta baku tembak di Mugi, Kabupaten Nduga, Rabu (20/3).

Awal mulanya, tiga prajurit TNI pula gugur waktu kontak tembak dengan Grup Kriminil Bersenjata di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua, Kamis (7/3) pagi. Tiga prajurit TNI yang gugur itu atas nama Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin, serta Serda Siswanto Bayu Aji.