Diduga Diterkam Buaya Saat Memancing, Seorang PNS di Konawe Menghilang

Diduga Diterkam Buaya Saat Memancing, Seorang PNS di Konawe Menghilang – Seseorang PNS bernama Melkias (52) yang berdinas pada Dinas Peternakan di Kabupaten Konawe diberitakan terbenam di Sungai Lahambuti, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra). Melkias disangka diterkam buaya saat mancing.

Banyak Bonus Menanti Anda, Hanya Dengan Bergabung Bersama Kami. Silahkan Saja Langsung Klik Disini Untuk Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dari Kami

Humas SAR Kendari, Wahyudi, awalannya terima laporan dari Kepala Bagian Kedaruratan serta Logistik BPBD Konawe, Dedet, pada 17 Maret 2019 seputar jam 23.00 Wita. Sesudah memperoleh laporan, team rescue dari SAR Kendari langsung pergi ke arah tempat. Beberapa perlengkapan dikerahkan team untuk mencari korban.

“Laporan awal itu dari Dedet bila ada laporan seseorang ASN terbenam di Sungai Lahambuti,” kata Wahyudi, Senin (18/3/2019).

Klaim Bonus Deposit 10% Dan Seterusnya, Bonus Cashback 5% Tiap Minggunya, Bonus Rollingan 0.7%, Bonus Referensi Teman 5% Hanya Dengan Deposit 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Sesampainya di tempat, team langsung lakukan penyisiran. Akan tetapi penelusuran belum juga membawa hasil.

“Seputar jam 00.10 Wita team datang di TKM serta lakukan penyisiran sampai jam 02.00 Wita, lantas penelusuran kembali dikerjakan pada jam 06.30 Wita, akan tetapi sampai sekarang ini akhirnya masih tetap nihil,” tuturnya.

Menurut Wahyudi, korban waktu itu tengah memancing di sungai. Waktu turun buka pancingan, korban terserat arus serta diterkam buaya.

Pengakuan sama pun dikatakan oleh Dedet. Menurutnya, Melkias memancing bersama dengan anaknya Rein (17) saat malam peristiwa.

“Waktu itu ada ikan yang menggigit mata pancingnya, tetapi sebab ikannya memiliki ukuran besar jadi korban turun ke pinggir sungai untuk menarik pancingnya saat berupaya untuk menarik pancingnya, anak korban lihat bila korban diterkam buaya pada tangannya. Buaya itu langsung membawa korban ke tengah sungai,” jelas Dedet diminta konfirmasi terpisah.